Cute Bow Tie Hearts Blinking Blue and Pink Pointer

Selasa, 27 Januari 2015

Sahabat

Cirebon, 18 November 2014


Sahabat
Terkadang aku lupa arti sahabat
Apabila aku diambang percintaan 
Sahabat...
Mungkin dulu akan bahagia bersama kekasih
Sahabat disingkirkan tidak berarti
Terbuai arti cinta yang menguasai hati

Sahabat...
Andai waktu dapat berputar kembali
Ingin rasanya kehidupan tanpa bercinta
Karena aku tahu kini
Sahabat tidak mungkin putus tanpa sengketa

Sahabat...
Dalam bimbang aku bertanya
Benarkah cinta itu ada
Benarkah sayang itu ada, dan
Benarkah kasih itu ada...


#Cweslankyanakmami
Salam dua jari :) cinta damai
:)slanky cirebon

Hujan

Aku suka hujan. Sejak kapan aku juga gak tau. Yang pasti dulu aku gak sesuka ini sama hujan.
Hujan mengingatkan aku pada sesuatu yang aku suka.
Tenang.
Dengan mendengar suara air yang jatuh dan merasakan setetes air hujan menetes di telapak tangan. Aku tenang.
Sesimple itu.

bebas

Pernah gak kamu bertanya kepada diri sendiri bahwa kamu bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh? Kalau kamu menyingkirkan penjara itu?
Tidakkah kamu ingin membebaskan diri agar bisa mencapai sesuatu yang selama ini kamu anggap diluar batas kemampuan dan pemikiranmu.
(Unknow)

Kenapa ilmu kita ilang?

Ukuran otak kita boleh aja gede. Didalam otak yang gede itu, kita boleh aja memasukkan semua macam ilmu dan pengetahuan. Namun, ketika segala sesuatu yang sudah kita masukkan kedalam otak itu terlalu lama dan tidak digunakan mungkin akan lenyap.

Jumat, 09 Januari 2015

Kesempurnaan

This is my share... :)
Kau tau? dasar dari persahabatan adalah saling mengerti dari kekurangan masing-masing.
Jika kau berharap sahabatmu sempurna, maka selamanya kau takkan punya sahabat.
Kalaupun kau punya, bisa jadi ia hanya mencari manfaat darimu. Atau mungkin semua yang ia perlihatkan selama ini adalah kemunafikan belaka.
Aku telah melihat banyak sekali ketidakpastian hidup yang diterima oleh teman- temanku. Niat hati mencari sahabat yang sempurna. Namun hanya pemanfaatan yang didapat. Jika ia dianggap manfaat, ia pasti didekati. Sedangkan jika tidak manfaat, maka ia akan dibiarkan sendirian saja.
Sedih memang tapi mau bagaimana lagi? bukankah ia sendiri yang memutuskannya? Masih tetap bersama dengan dalil mengerti kekurangan sahabat dengan tidak menuntut kesempurnaan (namun hanya sepihak) atau mencari sahabat lain yang sama-sama mengerti dan tidak menentukan kesempurnaan dari sahabatnya itu? Hanya diri kita sendirilah yang dapat memuntuskannya.